Bisikan Jahat Syetan Yang Mempengaruhi Keimanan Manusia

MediaMuslim.InfoTerlintas di dalam hati kecil orang-orang suatu bisikan hati yang jahat, bisikan syetan atau keragu-raguan, khususnya yang mempengaruhi bidang ketauhidan dan keimanan mereka.

Telah disebutkan dalam suatu hadist bahwa para Shohabat rodhiyallahu anhu pernah bertanya kepada Rasulullah Subhanallohu wa Ta’ala tentang bisikan jahat/syaithaniyyah yang terlintas di dalam hati mereka, yang menyebabkan mereka perlu menanyakan hal itu kepada beliau. Kemudian beliau menjawab: “Itulah kebersihan atau kemurnian iman.”  Dan beliau Nabi shalallahu ‘alahi wa sallam, bersabda lagi: “Orang-orang selalu bertanya-tanya, sehingga sampai pada suatu persoalan; ini adalah ciptaan Allah, lalu siapa yang menciptakan Allah? Maka barang siapa yang menemukan atau tersirat dalam hatinya sesuatu (keraguan) dari yang demikian itu, hendaklah ia mengucapkan: “Amantu billahi wa Rusulihi (aku telah beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya)”. (HR. Muslim)

Menurut riwayat yang lain: “Maka hendaklah berta’awudz (memohon perlindungan) kepada Allah dan akhirilah (jangan diteruskan)” (HR. Muslim)

Juga telah disebutkan di dalam hadist Nabi shalallahu ‘alahi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah Subhanallohu wa Ta’ala, menghindarkan dari umatku suatu bisikan jahat/syetan di dalam hatinya, selama umatku tidak melakukan apa yang dibisikan dalam hatinya itu, atau membicarakan/menanggapinya” (HR. Bukhari dan Muslim)

(Dikutip dari: Fatawa Muhimmah Tata’allaqu bil Aqidah, Oleh Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz)

1 Komentar

  1. maryam said,

    November 26, 2006 pada 1:05 pm

    Iya sih, kadang saya pun merasa lancang mempertanyakan sesuatu tentang Allah, walaupun dalam hati. akan tetapi, saya pikir terlalu bodoh untuk dijangkau kemampuan otak saya yang kecil ini. Pastinya Allah sudah merencanakan semuanya, dan itu yang terbaik. tapi, tak jarang teman-teman saya pun mengajukan pertanyaan-pertanyaan meragukan semacam itu. entah karena mereka terlalu pusing dengan filsafat. sampai-sampai Allah pun diragukan. bagaimana ya kita menghadapi orang-orang yang justru banyak bertanya seperti itu?saya juga khawatir teman-teman yang tidak begitu paham,justru terbawa-bawa ragu.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: